Dokumen persyaratan untuk mengurus pencatatan dan kutipan akta perkawinan :

  • Foto copy KTP, KK dan Kutipan Akta Kelahiran di legalisir Instansi yang mengeluarkan
  • Surat Keterangan dari Lurah dan Surat Penyataan Belum Menikah bermaterai Rp. 6.000,-
  • Surat Pemeriksaan Kesehatan dan Surat Keterangan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi yang dikeluarkan oleh Puskesmas
  • Surat Keterangan dari Gereja/Vihara/Pura/Pengahayat kepercayaan
  • Foto copy Surat Perkawinan dari Pemuka Agama di legalisir
  • Pas foto ukuran 4x6 cm sebanyak 6 (enam) lembar berdampingan
  • Foto copy KTP 2 (dua) orang saksi
  • Asli Kutipan Akta Perceraian (jika berstatus cerai hidup) / Fc. Kutipan Akta Kematian suami/istri (jika berstatus cerai mati)
  • Surat Ijin Nikah dari komandan bagi anggota TNI/Polri
  • Surat Ijin Kawin dan Surat Kesanggupan Hadir dari orang tua (bagi yang belum genap usia 21 tahun)
  • Ijin Pengadilan Negeri (bagi calon suami yang belum genap usia 19 tahun dan calon istri yang belum genap usia 16 tahun)
  • Surat keterangan dari Kedutaan (bagi orang asing)
  • Foto copy Passport/Vissa, ID Card, Kitap, Kitas + SKTT dilegalisir (bagi orang asing)
  • Foto copy Data Keluarga (bagi orang asing)
  • Foto copy Perjanjian Kawin di legalisir Notaris yang mengeluarkan (bila ada)
  • Foto copy Surat Baptis
Catatan :
  • Pemohon membawa surat/dokumen asli ke Dispenduk untuk diverifikasi petugas dan penentuan jadwal pencatatan perkawinan
  • Semua dokumen Luar Negeri di legalisir di Kemenlu (bagi orang asing)
  • Semua dokumen di terjemanhkan oleh penerjemah tersumpah (bagi orang asing)